Jumat, 24 September 2010

Resume Mata Kuliah Teknik pemrograman


Resume Mata Kuliah Teknik pemrograman

Bab I
Pengertian Dasar  Logika & Alogaritma

Sejarah Algoritma

Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibnu Musa al-Khowarizmi, ilmuan  Persia yang menulis kitab al  jabr  w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M

BAHASA PEMROGRAMAN

Program harus ditulis dalam suatu bahasa
   yang dimengerti oleh komputer yaitu
   dalam Bahasa pemrogram dibedakan
   menjadi :
    – Bahasa tingkat rendah (low level language) :
        bahasa yang berorientasi ke mesin.
    – Bahasa tingkat  tinggi (high level language) :
       bahasa yang berorientasi ke manusia (seperti
       bahasa inggris)
       contoh bahasa Pascal, bahasa C dll.
Program yang ditulis dalam bahasa
   pemrograman akan diterjemahkan ke
  dalam bahasa mesin (kenal dengan biner
  digit) dengan menggunakan penterjemah.
  Penterjemah :
   Interpreter : menterjemahkan baris per baris
      instruksi. Contoh bahasa Basic.
  Compiler : menterjamahkan setelah seluruh
     instruksi ditulis. Contoh bahasa Pascal, C,
     C++, dll.

Definisi Algoritma

         Urutan langkah-langkah untuk memecahkan masalah
         Urutan logis pengambilan keputusan untuk  memecahkan masalah
        urutan langkah logis, berarti algoritma harus mengikuti suatu  urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat.
         Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis.
        alur pikiran, yang artinya algoritma  seseorang dapat berbeda dari algoritma orang lain. 
        tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.
         Dalam bidang komputer, algoritma sangat diperlukan   dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang baik maka proses pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien.
         Algoritma di butuhkan untuk memerintah komputer  mengambil langkah-langkah tertentu untuk menyelesaikan masalah
         Algoritma  à Pemrograman à Program
         Agar algoritma dapat memerintah (diproses) komputer, maka dirubah menjadi bentuk program (melalui proses pemrograman).

Penulisan Algoritma

         Menggunakan bahasa natural  (Bahasa manusia: Indonesia, Inggris)
            Kelemahannya  masih sering membingungkan (ambigu) / sulit dipahami.
         Menggunakan Flowchart
            Baik karena alur algoritma dapat dilihat secara visual, tetapi  repot pembuatannya jika algoritma panjang 
         Menggunakan Pseudocode
            Sudah dekat dengan bahasa pemrograman, tetapi sulit dimengerti oleh orang yang belum tahu pemrograman

Tahap Analisa Algoritma
  1. Bagaimana menyatakan suatu algoritma (menulis algoritma)
  1. Bagaimana validitas suatu algoritma. Bagaimana merencanakan algoritma

  1. Bagaimana Menganalisa suatu Algoritma.
  2. Bagaimana Menguji  Program dari suatu Algoritma

Ad.1.   Bagaimana merencanakan algoritma

Dengan Mendefinisikan masalah.

Contoh : Permasalahan menghitung luas lingkaran, dengan data yang diketahui adalah diameter lingkaran.

Rumus :  ∏ . r2 dengan  Phi =  3.14 atau 22/7.

Ad.2.   Bagaimana menyatakan suatu algoritma   (menulis algoritma)

        Dengan psudocode
            Suatu cara  penulisan algoritma agar ide dan logika dari algoritma dapat disampaikan/diekspresikan menggunakan gaya bahasa pemrograman tertentu.
Phi ß 3.14
Input (diameter)
Radius ß diameter / 2
Luar ß phi * radius * radius
Output (Luas)
End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar