Resume Mata Kuliah Teknik pemrograman
Bab I
Pengertian Dasar Logika & Alogaritma
Sejarah Algoritma
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibnu Musa al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M
BAHASA PEMROGRAMAN
Program harus ditulis dalam suatu bahasa
yang dimengerti oleh komputer yaitu
dalam Bahasa pemrogram dibedakan
menjadi :
– Bahasa tingkat rendah (low level language) :
bahasa yang berorientasi ke mesin.
– Bahasa tingkat tinggi (high level language) :
bahasa yang berorientasi ke manusia (seperti
bahasa inggris)
contoh bahasa Pascal, bahasa C dll.
Program yang ditulis dalam bahasa
pemrograman akan diterjemahkan ke
dalam bahasa mesin (kenal dengan biner
digit) dengan menggunakan penterjemah.
Penterjemah :
– Interpreter : menterjemahkan baris per baris
instruksi. Contoh bahasa Basic.
– Compiler : menterjamahkan setelah seluruh
instruksi ditulis. Contoh bahasa Pascal, C,
C++, dll.
Definisi Algoritma
• Urutan langkah-langkah untuk memecahkan masalah
• Urutan logis pengambilan keputusan untuk memecahkan masalah
– urutan langkah logis, berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat.
• Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis.
– alur pikiran, yang artinya algoritma seseorang dapat berbeda dari algoritma orang lain.
– tertulis, yang artinya dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.
• Dalam bidang komputer, algoritma sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang baik maka proses pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien.
• Algoritma di butuhkan untuk memerintah komputer mengambil langkah-langkah tertentu untuk menyelesaikan masalah
• Algoritma à Pemrograman à Program
• Agar algoritma dapat memerintah (diproses) komputer, maka dirubah menjadi bentuk program (melalui proses pemrograman).
Penulisan Algoritma
• Menggunakan bahasa natural (Bahasa manusia: Indonesia, Inggris)
Kelemahannya masih sering membingungkan (ambigu) / sulit dipahami.
• Menggunakan Flowchart
Baik karena alur algoritma dapat dilihat secara visual, tetapi repot pembuatannya jika algoritma panjang
• Menggunakan Pseudocode
Sudah dekat dengan bahasa pemrograman, tetapi sulit dimengerti oleh orang yang belum tahu pemrograman
Tahap Analisa Algoritma
- Bagaimana menyatakan suatu algoritma (menulis algoritma)
- Bagaimana validitas suatu algoritma. Bagaimana merencanakan algoritma
- Bagaimana Menganalisa suatu Algoritma.
- Bagaimana Menguji Program dari suatu Algoritma
Ad.1. Bagaimana merencanakan algoritma
Dengan Mendefinisikan masalah.
Contoh : Permasalahan menghitung luas lingkaran, dengan data yang diketahui adalah diameter lingkaran.
Rumus : ∏ . r2 dengan Phi = 3.14 atau 22/7.
Ad.2. Bagaimana menyatakan suatu algoritma (menulis algoritma)
– Dengan psudocode
Suatu cara penulisan algoritma agar ide dan logika dari algoritma dapat disampaikan/diekspresikan menggunakan gaya bahasa pemrograman tertentu.
Phi ß 3.14
Input (diameter)
Radius ß diameter / 2
Luar ß phi * radius * radius
Output (Luas)
End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar